Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

J.I.Packer: Evangelism and Sovereignty of God : Penginjilan Perspektif Injili

Dari judul “Evangelism and the Sovereignty of God” telah menggambarkan secara umum  apa yang menjadi isi dan topik permasalahan yang akan di bahas dalam buku ini, yaitu Penginjilan itu sendiri (Evangelism) dan berhubungan erat dengan Kedaulatan Allah  (Sovereignty of God). Penekanan isi buku yaitu terhadap doktrin kedaulatan Allah dan tugas manusia Kristen yang adalah murid Yesus, untuk memberitakan injil yang mana kedua hal ini harus bisa berjalan selaras, dan menghasilkan satu buah yang baik. Mungkin bagi kebanyakan orang kedua hal ini merupakan Antinomi, dengan pemahaman yang sempit, namun Packer berusaha membahas hal ini dengan lebih mendetail dengan cara pandangnya melihat kedua hal ini. J.I Packer mendasari tulisannya dengan menyentil atau  me- refresh kembali tentang kepercayaan kaum Kristen khususnya kaum Injili, mengenai ajaran atau doktrin penting dalam Teologi Kristen yaitu ajaran mengenai “Kedaulatan Allah”, dimana Allah adalah Allah yang berpribadi, yang berdaulat dal

Sebuah Refleksi atas Mazmur 73

Ketika saya sedang mempersiapkan khotbah untuk tugas Mata Kuliah Homiletika, saya membuka dan membaca kitab Mazmur, saya pribadi menganggap bahwa kitab ini merupakan tulisan yang dapat dikatakan sebagai sastra kuno yang sarat makna. Salah satunya ketika mata saya tertuju pada satu bagian di dalamnya. Ada hal menarik yang muncul ketika saya membaca Mazmur 73. Mazmur ini bercerita tentang bagaimana perjuangan seorang Asaf di dalam menghadapi pergumulan hidupnya. Kalau boleh dikata, sebenarnya Asaf mengalami satu kekeringan mendalam di dalam pergulatan spiritualitasnya yang kaku. Mengapa demikian? padahal jika kita lihat bahwa hidup Asaf tidak pernah bercela dihadapan Tuhan, dan selalu melakukan hal yang baik dan berkenan bagi Allah. Akan tetapi ini tidak menjamin hubungan harmonis antara Asaf dan Allah. Maka hal inilah yang menarik bagi saya untuk bisa membagikannya dalam tulisan ini. Mazmur ini di tulis dengan pendahuluan sebagai Mazmur Asaf. Siapakah sesungguhnya Asaf? Kal